Leksa Yang Sedang Dag Dig Dug

Maret 25, 2008

Kata-kata

Diarsipkan di bawah: puisi — leksa @ 2:58 am

Dalam sebuah kerinduan yang menyesakkan udara,
ada kata-kata jujur yang mengalir tanpa terbendung apapun,
tanpa redam dari angin malam…
Ternyata kata-kata tidak pernah cukup

Jika kau merasakan angin,
seperti itulah hembusan nafasku saat berucap,
Jika kau melihat bulan purnama bersinar,
seperti itulah cahaya dari mata ini saat membuka suara,
Jika kau melihat Tsunami maha dahsyat beriak,
seperti itulah rasa geram ku ingin memelukmu saat kata-kata ini keluar…

Tetapi, kata-kata hanya barisan suara dalam lafal huruf..
aku tidak pernah pandai merangkainya sebagai hasrat-hasrat itu…

Hasrat tanpa kata-kata hanya bagi mereka yang hidup bahagia di bulan..

Maret 19, 2008

Tamasya di Bulan

Diarsipkan di bawah: puisi — leksa @ 1:15 am

Kalau bulan bersinar terang,
kita bisa memetik bintang-bintang diatas sana
kemudian duduk-duduk di bulan
menghitung bintang-bintang dalam keranjang kita

Jangan khawatir dengan dingin malam,
aku selalu membawa segelas kapucino hangat dalam 2 genggaman tangan..

generiert in 0,662 Sekunden. | Theme pack from WPMUDEV by Incsub. | Powered by WordPress