Leksa Yang Sedang Dag Dig Dug

Maret 19, 2008

Tamasya di Bulan

Diarsipkan di bawah: puisi — leksa @ 1:15 am

Kalau bulan bersinar terang,
kita bisa memetik bintang-bintang diatas sana
kemudian duduk-duduk di bulan
menghitung bintang-bintang dalam keranjang kita

Jangan khawatir dengan dingin malam,
aku selalu membawa segelas kapucino hangat dalam 2 genggaman tangan..

Maret 17, 2008

Tuhan dan Manusia

Diarsipkan di bawah: renungan — leksa @ 2:15 pm

Tuhan bertanya kepada seorang Manusia tentang tugasNya…

Wahai Manusia makhluk Ku paling sempurna.. Apakah kau punya keluh kesah dengan kerja Ku selama ini?, tanya Sang Tuhan.

Oh sang Tuhan yang hamba puja puji,.. ampun beribu ampun.. hamba tidak bisa menjawab pertanyaan itu, karena takut menyebabkan Kau murkai seluruh alam semesta ini, jawab si manusia.

Katakan saja kepada Ku keluh kesah mu. Bukankah kau tahu bahwa Aku maha pemurah dan pengasih, tegas mengulang dari Sang Tuhan.

Justru karena Engkau Maha Pengasih, maka hamba tidak bisa menjawab ini. Karena Kau tentunya akan lagi dan lagi Mengasihi hamba yang penuh dosa ini,.. hamba malu wahai Tuhan Agung, kembali jawab si Manusia.

Hee.. jangan GR kamu. Darimana kau tahu bahwa Aku telah mengampuni dosa-dosa besar mu?, tanya si Tuhan kembali keheranan.

Begitupun hamba wahai Tuhan. Darimana hamba tahu bahwa Engkau telah benar-benar mengampuni dosa-dosa Hamba?, jawab si Manusia lagi.

Maret 16, 2008

Sekilas

Diarsipkan di bawah: puisi — leksa @ 12:39 pm

Seleksa napas dibawa pergi..
seiring dengan angin membawa kabar dunia yang menua

cuma sekilas lewat tapi aku cukup puas, sayang…

Februari 2, 2008

Apakabar Dunia..

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — leksa @ 6:12 am

Ketika dunia merana karena angkara murka,

Aku sebagai manusia cuma menjadi hina dengan memaki kata-kata..

Hello world!

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — leksa @ 6:07 am

Hello World. The Lorrem Ipsum told me :

Neque porro quisquam est qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit…”
“There is no one who loves pain itself, who seeks after it and wants to have it, simply because it is pain…”

« Halaman Sebelumnya

generiert in 1,320 Sekunden. | Theme pack from WPMUDEV by Incsub. | Powered by WordPress