Machievelli

Maret 24th, 2008 | renungan

Kau percaya Machievelli itu kejam dan penuh dendam. Tukang kuasa yang tidak kenal dosa. Kau bilang buku tuanya itu yang bercerita bahwa kekejamannya menurunkan cerita politik tidak berperikemanusiaan dimana-mana. Ah, kau cuma tahu isi bukunya, kawan..

Coba saja kau tanya tetangganya, mungkin saja buku itu adalah karangan anaknya? Mungkin saja buku itu adalah kumpulan jiplakan dari tetangganya? Mungkin saja buku itu adalah hasil curian naskah dari seorang napol.

Yang aku tahu, Machievelli adalah politikus yang pulang kampung, mengasah rindunya dengan anak-anak dan istrinya. Hidup bahagia mengakhiri masa-masa politiknya dengan keluarga yang menyenangkan. Keluarga yang ditinggalkannya sekian tahun ketika duduk di kursi kekuasaan.

Dan dikala senggang tiba, diantara tawa anak-anaknya, dia menulis buku kejam itu, kawan.

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image