Leksa Yang Sedang Dag Dig Dug

Mei 8, 2008

Pemilu

Diarsipkan di bawah: politik — leksa @ 7:16 am

Seorang teman yang entah gimana tiba-tiba nanya saya,

“Sudah siap PEMILU, Bung?”.

“HAH! Kan masih tahun depan.”

“Harus siap-siap dari sekarang kalau ga mau ketinggalan kereta”

Jawaban HAH! karena saya kaget, ternyata saya sudah tua. Buktinya teman seumuran sudah bukan sekedar ngikut PEMILU lagi. Tapi malah ngurusin segala.

Bingung,..PEMILU terakhir yang saya ikuti adalah pas milih diri sendiri buat jadi ketua kelas di SMP.

Harga Naik

Diarsipkan di bawah: sehari-hari — leksa @ 7:04 am

Pas saya beli tempe mendoan di angkringan dekat kosan,

“Mas, sekarang tempenya jadi mahal e. Minyak naek soalnya”, kata mas angkringan.

“Wah alesan mas ini,.. di koran katanya minyak dapat subsidi, Mas”, kata saya.

“Itu minyak bensin mobil-mobil mas. Lha ini minyak goreng maksud saya..”, jawab si Mas Angkringan sambil bakar-bakar hati.

P x L ?

Diarsipkan di bawah: seksi — leksa @ 6:56 am

Seorang wanita membisikkan ke saya sebuah mitos gila. Katanya, lelaki yang kurus - langsing cenderung lebih mantep ukuran “burung”-nya.

Tidak jelas maksudnya. Bisa jadi itu hanya P, atau sekedar L, atau malah PxL.

Hmm… saya butuh pembanding untuk membuktikan mitos ini.

Belahan

Diarsipkan di bawah: seksi — leksa @ 6:49 am

Kenapa belahan dada dan belahan paha identik dengan wanita?

April 28, 2008

Redemption Song

Diarsipkan di bawah: renungan — leksa @ 11:51 am
Old pirates, yes, they rob i;
Sold I to the merchant ships,
Minutes after they took i
From the bottomless pit.
But my hand was made strong
By the and of the almighty.
We forward in this generation
Triumphantly.
Wont you help to sing
These songs of freedom? -
cause all I ever have:
Redemption songs;
Redemption songs.

Emancipate yourselves from mental slavery;
None but ourselves can free our minds.
Have no fear for atomic energy,
cause none of them can stop the time.
How long shall they kill our prophets,
While we stand aside and look? ooh!
Some say its just a part of it:
Weve got to fulfil de book.

Wont you help to sing
These songs of freedom? -
cause all I ever have:
Redemption songs;
Redemption songs;
Redemption songs.

/guitar break/

Emancipate yourselves from mental slavery;
None but ourselves can free our mind.
Wo! have no fear for atomic energy,
cause none of them-a can-a stop-a the time.
How long shall they kill our prophets,
While we stand aside and look?
Yes, some say its just a part of it:
Weve got to fulfil de book.
Wont you help to sing
Dese songs of freedom? -
cause all I ever had:
Redemption songs -
All I ever had:
Redemption songs:
These songs of freedom,
Songs of freedom.

Buat semua teman yang masih menjadi kuli seperti saya. Dan yang akan mulai menjadi kuli. 

Maret 27, 2008

Used to Love Her

Diarsipkan di bawah: puisi — leksa @ 9:29 pm

I used to love her, but I had to kill her
I had to put her
Six feet under
And I can still hear her complain

I used to love her, but I had to kill her
I knew I miss her
So I had to keep her
She’s buried right in my back yard

I used to love her, but I had to kill her
She bitched so much
She drove me nuts
And now I’m happier this way

I used to love her, but I had to kill her
I had to put her
Six feet under
And I can still hear her complain

Used to Love Her - GnR

Maret 26, 2008

Sama Saja

Diarsipkan di bawah: renungan — leksa @ 8:16 am

Entah pertama, kedua atau ke berapapun…
rasanya tetap sama..ya seperti itu-itu saja
tidak ada yang istimewa..

itulah cinta kawan…

Maret 25, 2008

Kata-kata

Diarsipkan di bawah: puisi — leksa @ 2:58 am

Dalam sebuah kerinduan yang menyesakkan udara,
ada kata-kata jujur yang mengalir tanpa terbendung apapun,
tanpa redam dari angin malam…
Ternyata kata-kata tidak pernah cukup

Jika kau merasakan angin,
seperti itulah hembusan nafasku saat berucap,
Jika kau melihat bulan purnama bersinar,
seperti itulah cahaya dari mata ini saat membuka suara,
Jika kau melihat Tsunami maha dahsyat beriak,
seperti itulah rasa geram ku ingin memelukmu saat kata-kata ini keluar…

Tetapi, kata-kata hanya barisan suara dalam lafal huruf..
aku tidak pernah pandai merangkainya sebagai hasrat-hasrat itu…

Hasrat tanpa kata-kata hanya bagi mereka yang hidup bahagia di bulan..

Maret 24, 2008

Machievelli

Diarsipkan di bawah: renungan — leksa @ 4:55 am

Kau percaya Machievelli itu kejam dan penuh dendam. Tukang kuasa yang tidak kenal dosa. Kau bilang buku tuanya itu yang bercerita bahwa kekejamannya menurunkan cerita politik tidak berperikemanusiaan dimana-mana. Ah, kau cuma tahu isi bukunya, kawan..

Coba saja kau tanya tetangganya, mungkin saja buku itu adalah karangan anaknya? Mungkin saja buku itu adalah kumpulan jiplakan dari tetangganya? Mungkin saja buku itu adalah hasil curian naskah dari seorang napol.

Yang aku tahu, Machievelli adalah politikus yang pulang kampung, mengasah rindunya dengan anak-anak dan istrinya. Hidup bahagia mengakhiri masa-masa politiknya dengan keluarga yang menyenangkan. Keluarga yang ditinggalkannya sekian tahun ketika duduk di kursi kekuasaan.

Dan dikala senggang tiba, diantara tawa anak-anaknya, dia menulis buku kejam itu, kawan.

Resah Karena Tai

Diarsipkan di bawah: puisi, renungan — leksa @ 4:49 am

Teronggok seperti tai. Walaupun bau tetapi memikat penasaran untuk dilihat oleh mata. Itulah cinta, sayang. Maka tidak heran jika ada orang yang mengatakan cinta itu sama dengan tai. Bahkan aku juga paling anti mengucapkan kalimat ini - “Aku Mencintai mu”. Karena bagiku, kalimat itu sangat mudah dipelesetkan menjadi “Aku Mencium Tai mu”.

Jadi lupakan lah ada kalimat itu dalam kamus besar ku. Jangankan untuk dirimu, bahkan Tuhan saja kadang ragu menerima doa dari ku, menerima cinta dari ku. Karena Dia takut aku pelesetkan begitu…Aku Mencium Tai-Mu.

Jika kamu masih rela, cukuplah kita saling menjamu layaknya Yesus dalam perjamuan terakhir itu. Tentunya dengan kepala-kepala resah kita, hati-hati gundah kita. Oh, satu lagi, jangan taruh tangan mu di belakang badan ku. Bukan aku menolak dipeluk oleh mu, hanya saja tidak lucu kalau sampai perjamuan kita terekam oleh pelukis Malioboro, dan akhirnya aku tahu kamu berusaha menikam ku dari belakang.

Halaman Berikutnya »

generiert in 1,003 Sekunden. | Theme pack from WPMUDEV by Incsub. | Powered by WordPress